Blog

Optimalkan ZISWAF Anda untuk Pemberdayaan Difabel Dhuafa

“Ambilah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka.” ( At Taubah ayat 103)

Tak bisa dipungkiri kenyataan bahwa sebagian besar penyandang disabilitas/difabel (dulu disebut penyandang cacat, red.) terjebak dalam kondisi kemiskinan (berada pada kategori fakir miskin/dhuafa). Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut, salah satunya adalah belum terbukanya kesempatan bagi mereka untuk memasuki dunia pendidikan dan dunia kerja karena anggapan “keterbatasan” mereka. Sehingga tak bisa dipungkiri, salah satu penyebab mereka menjadi ‘terbatas’ adalah karena ‘batasan’ yang dibuat oleh lingkungan masyarakat dan dunia kerja itu sendiri.

Rantai antara disabilitas dan kemiskinan memang sangat sulit dihilangkan dalam kehidupan manusia, namun tentu dapat diminimalisasi dengan upaya pemberdayaan penyandang disabilitas itu sendiri.

Upaya pemberdayaan bagi difabel dhuafa tentu harus menjalankan 3 (tiga) program utama, yaitu:

  1. Bantuan dan perlindungan sosial. Para penyandang disabilitas/difabel dhuafa tentu memerlukan proses untuk menjadi berdaya, oleh karena itu tahap pertama optimalisasi ZISWAF ada dalam bentuk penyaluran bantuan untuk kebutuhan pokok seperti bantuan sembako, biaya penunjang pendidikan,  bantuan biaya kesehatan dan sebagainya bagi keluarga penyandang disabilitas/difabel dhuafa.
  2. Pemberdayaan penyandang disabilitas/difabel dhuafa melalui berbagai bentuk pelatihan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keahlian mereka.
  3. Penguatan usaha mikro dan kecil yang dikelola oleh penyandang disabilitas/difabel dhuafa melalui pemberian modal usaha beserta pendampingannya maupun pendirian unit-unit usaha yang dapat mempekerjakan para penyandang disabilitas/difabel dhuafa.

Optimalkan Zakat, Infak, Shodaqoh dan Wakaf (ZISWAF) Anda melalui Yayasan DAKSA

Mari ikut berperan aktif dalam upaya pemberdayaan penyandang disabilitas/difabel muslim dengan mengoptimalkan sebagian dari harta kita untuk mereka. Zakat, Infak, Shodaqoh dan Wakaf merupakan potensi sumber daya yang tak terhingga yang dapat membantu penanggulangan kemiskinan dalam masyarakat kita.

Kami menyadari bahwa sebagian harta Anda memiliki nilai yang sangat besar untuk menggerakkan roda pemberdayaan bagi para penyandang disabilitas/difabel dhuafa, oleh karena itu ZSISWAF yang Anda salurkan kepada Yayasan DAKSA akan digunakan untuk:

  • 40% dari dana Anda digunakan untuk beragam upaya pemberdayaan penyandang disabilitas/difabel dhuafa;
  • 30% dari dana Anda digunakan untuk beragam bentuk bantuan pendidikan bagi keluarga penyandang disabilitas/difabel dhuafa;
  • 20% dari dana Anda digunakan untuk beragam bentuk bantuan kesehatan maupun upaya pemeriksaan kesehatan atau peningkatan nutrisi anak-anak dari keluarga penyandang disabilitas/difabel dhuafa;
  • 10% dari dana Anda digunakan untuk bantuan sosial bagi keluarga penyandang disabilitas/difabel dhuafa lainnya seperti penyaluran dalam bentuk sembako.

Anda dapat menyalurkan dana ZISWAF Anda dengan cara sebagai berikut:

  1. Transfer dana ZISWAF Anda melalui rekening Bank Mandiri 130-00-127-0484-0 atas nama Yayasan Daya Akselerasi Aditama. Cantumkan keterangan pada saat transfer misal zakat maal, wakaf, dsb. atau lakukan konfirmasi melalui halaman Konfirmasi Donasi pada web daksa.or.id atau layanan kontak kami lainnya.
  2. Penyampaian dana ZISWAF secara langsung atau penyampaiian dalam bentuk barang dapat disalurkan ke Sekretariat Yayasan Daya Akselerasi Aditama (Yayasan DAKSA) & Komunitas Diffable Inclusive Friendship Forum (Komunitas DIFF) di Jalan Gegerkalong Girang No. 67A – Bandung. Mohon konfirmasi kehadiran sebelumnya untuk memastikan keberadaan relawan kami di Sekretariat.

Mari bersinergi agar kaum disabilitas/difabel dhuafa yang berada pada kategori fakir miskin dapat mampu berusaha keluar dari jerat kemiskinan melalui kerja keras yang dilakukannya.

Beri Komentar?

Mari berbagi ide dan opini ....

avatar
wpDiscuz